Daop 2 Bandung Kebut Perbaikan 47 Titik Geometri Rel, Tuntas Hingga Akhir Tahun
- Admin02

- 2 Jul
- 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung dalam menjaga keandalan prasarana perkeretaapian. Sepanjang tahun 2026, KAI menargetkan perbaikan geometri di 47 titik perlintasan dan jalur kereta api di wilayah Daop 2 Bandung agar seluruh lintasan tetap memenuhi standar operasional.
Salah satu pekerjaan yang kini berlangsung berada di perlintasan sebidang Jalan Sumatra, Kota Bandung, tepatnya di JPL Nomor 163B pada petak jalan Kiaracondong. Proses perbaikan diawali dengan pembongkaran jalur kereta, dilanjutkan pemadatan konstruksi rel sebelum dilakukan pengaspalan kembali.
Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan pekerjaan di Jalan Sumatra diperkirakan rampung pada 7 Juli 2026 apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.
"Prosesnya dimulai dengan pembongkaran jalur, kemudian dilakukan pemadatan yang membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari. Setelah itu baru dilakukan pengaspalan kembali. Mudah-mudahan tidak ada kendala sehingga pekerjaan selesai sesuai jadwal," ucap Kuswardojo kepada reporter Jabar Now di Bandung, Kamis (2/7/2026).
Ia menjelaskan, hingga awal Juli, KAI Daop 2 telah menyelesaikan sekitar 27 titik perbaikan geometri. Sisanya akan diselesaikan secara bertahap hingga penghujung tahun sebagai bagian dari program pemeliharaan rutin prasarana perkeretaapian.
Selain di Kota Bandung, pekerjaan juga dilakukan secara bersamaan di wilayah lain. Dua titik sedang dikerjakan di Purwakarta, sementara tiga titik lainnya berada di lintas Ciamis hingga Banjar. Sebelumnya, perbaikan juga telah rampung di kawasan Laswi, Jalan Sunda, dan Cikudapateuh.
Menurut Kuswardojo, kondisi geometri rel harus selalu dipantau melalui pemeriksaan berkala. Apabila ditemukan ketidaksesuaian standar, perbaikan harus segera dilakukan untuk menjaga keamanan operasional kereta api.
"Program ini merupakan pekerjaan rutin. Setiap titik diperiksa, dan jika geometrinya perlu diperbaiki maka akan segera kami kerjakan. Ini penting karena menyangkut keselamatan perjalanan kereta api," ujarnya.
KAI Daop 2 Bandung juga meminta pengertian masyarakat atas potensi kepadatan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung di sejumlah perlintasan sebidang. Meski menimbulkan gangguan sementara bagi pengguna jalan, pekerjaan tersebut merupakan investasi keselamatan yang manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang.
Dengan pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah, KAI Daop 2 Bandung optimistis target penyelesaian 47 titik perbaikan geometri rel dapat tercapai hingga akhir 2026, sehingga keamanan dan kenyamanan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan di perlintasan sebidang terus meningkat. (IGN)



Komentar