top of page

BI Mengajar di SMKN 5 Garut: Siswa Cikelet Dibekali Literasi Keuangan Digital

Gambar penulis: Admin02
Admin02
24 Sep
3 menit membaca

Ilustrasi gambar dibuat oleh AI Gemini
Ilustrasi gambar dibuat oleh AI Gemini

Garut (PRSSNIJabar) - Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat (BI Jabar) membawa program literasi keuangan hingga ke pelosok Garut Selatan. Melalui program BI Mengajar, puluhan pelajar SMKN 5 Garut di Kecamatan Cikelet dibekali pemahaman ekonomi, pengelolaan Rupiah, dan transaksi digital, Rabu (23/9/2026).


Program ini merupakan bagian dari rangkaian BI BERKIBAR atau Bank Indonesia Beri Makna untuk Jawa Barat. Fokusnya adalah edukasi dan peningkatan literasi bagi generasi muda agar cakap finansial di tengah pesatnya perkembangan ekonomi dan teknologi digital.


Deputi Direktur Bank Indonesia Jabar Muhamad Rais mengatakan, kegiatan BI Mengajar tidak hanya mengenalkan peran dan fungsi bank sentral, tetapi juga membekali siswa dengan ilmu praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.


ā€œEdukasi bukan hanya tentang menambah pengetahuan, tetapi juga tentang membangun cara berpikir, membentuk kebiasaan yang baik, dan mempersiapkan generasi muda agar mampu mengambil peran di masa depan,ā€ ucap Rais di hadapan siswa SMKN 5 Garut.


Ia menjelaskan, melalui BI Mengajar, Bank Indonesia ingin hadir lebih dekat dengan pelajar, terutama di daerah.


ā€œMelalui BI Mengajar, kami ingin hadir lebih dekat dengan generasi muda dan memberikan bekal yang relevan dengan perubahan ekonomi dan teknologi yang semakin cepat,ā€ katanya.


Adapun materi yang disampaikan cukup komprehensif. Mulai dari pengenalan kebanksentralan, cara kerja pengendalian inflasi, hingga perkembangan digitalisasi sistem pembayaran seperti QRIS. Siswa juga diajarkan cara memitigasi risiko dalam transaksi digital dan kampanye Cinta, Bangga, serta Paham Rupiah.


Menurut Rais, pemahaman ini krusial bagi siswa SMK yang akan segera masuk dunia kerja dan sudah akrab dengan transaksi online.


Materi tersebut diharapkan membantu generasi muda mengambil keputusan finansial secara lebih bijak, mengelola keuangan pribadi, menggunakan teknologi secara bertanggung jawab, sekaligus memahami risiko penipuan atau kebocoran data dalam transaksi digital.


Kehadiran Bank Indonesia di Cikelet mendapat sambutan positif dari jajaran pemerintah kecamatan.


Kepala Kecamatan Cikelet Muhrom Suhandi menilai program ini memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi siswa tetapi juga masyarakat.


ā€œBagi kami, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas perhatian Bank Indonesia yang telah hadir di Kecamatan Cikelet. Kehadiran Bank Indonesia memberikan banyak manfaat dan pengetahuan bagi masyarakat, termasuk para siswa SMKN 5 Garut,ā€ kata Muhrom.


Ia berharap sinergi ini tidak berhenti sekali saja.


ā€œKami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan sinergi yang telah terjalin dapat berlanjut ke depan, sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh edukasi dan manfaat dari program Bank Indonesia,ā€ tambahnya.


Senada dengan Muhrom, Kepala SMKN 5 Garut Cucu Sumiarsa menyebut materi BI sangat sejalan dengan misi sekolah vokasi yang menyiapkan lulusan siap kerja.


ā€œSMKN 5 Garut memiliki misi untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja. Materi yang disampaikan Bank Indonesia pada kegiatan hari ini sangat relevan dan mendukung misi tersebut,ā€ kata Cucu.


Ia menambahkan, siswa kini mendapat gambaran lebih luas mengenai digitalisasi, pengelolaan Rupiah, hingga kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian.


Tak hanya materi ekonomi, siswa juga mendapat sesi inspiratif bersama Mahasiswa Berprestasi ITB 2026. Sesi ini memberikan perspektif tentang pentingnya pengembangan diri, keberanian mengambil kesempatan, dan mengenali potensi.


Di akhir kegiatan, Rais memberikan motivasi khusus bagi pelajar di wilayah pesisir selatan Garut tersebut.


ā€œKami ingin teman-teman di Cikelet percaya bahwa mimpi besar dapat lahir dari desa kecil. Yang terpenting adalah kemauan untuk terus belajar, berani mencoba, mengenali potensi diri, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan,ā€ ujarnya.


Ia mengingatkan, dunia kerja beberapa tahun ke depan akan jauh berbeda, sehingga kemampuan adaptasi dan pemanfaatan teknologi secara bijak menjadi kunci.


Melalui BI BERKIBAR, Bank Indonesia Jawa Barat menegaskan komitmen untuk terus memperluas akses edukasi dan literasi ke berbagai wilayah, termasuk sekolah-sekolah di daerah pelosok, agar generasi muda melek ekonomi, cinta Rupiah, dan aman bertransaksi digital. (IGN)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page