top of page

1.278 KPM di Sumberjaya Ciamis Terima Bantuan Beras, Warga Diminta Tak Ragu Melapor

Gambar penulis: Admin03
Admin03
25 Sep
2 menit membaca

Ciamis (PRSSNIJabar) - Sebanyak 1.278 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, menerima bantuan pangan berupa beras dari pemerintah pusat.


Penyaluran bantuan tersebut berlangsung tertib dan lancar. Warga pun menyambut antusias karena bantuan beras dinilai cukup membantu mengurangi beban pengeluaran kebutuhan rumah tangga.


Kepala Desa Sumberjaya, H. Haris Iwan Gunawan, mengapresiasi keberlanjutan program bantuan pangan yang menyasar ribuan warga di desanya.


Menurut Haris, bantuan tersebut manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.


"Alhamdulillah, pelaksanaannya berjalan lancar. Ini sangat bermanfaat untuk warga kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan Bapak Presiden atas program yang langsung dirasakan manfaatnya ini," ujar Haris, Jumat (25/9/2026).


Warga Diminta Periksa Kondisi Beras

Di sisi lain, Haris meminta seluruh KPM tidak langsung menyimpan beras yang diterima sebelum memastikan kondisinya layak konsumsi.


Pemerintah Desa Sumberjaya membuka ruang bagi warga untuk melaporkan apabila menemukan beras dalam kondisi berkutu, berbau, atau tidak layak dikonsumsi.

Laporan tersebut nantinya akan difasilitasi pemerintah desa untuk ditindaklanjuti kepada Perum Bulog guna proses penggantian.


"Saya imbau kepada penerima manfaat, apabila ada beras yang tidak layak konsumsi, segera hubungi kami di pemerintah desa. Akan langsung kami tindak lanjuti ke Bulog untuk proses penggantiannya. Warga tidak perlu ragu untuk melapor," tegasnya.


Bagi warga, bantuan pangan tersebut bukan sekadar program pemerintah. Beras yang diterima menjadi salah satu penopang kebutuhan dapur keluarga.


Siti Apong, warga Dusun Nanggela Kaler, mengaku telah menerima bantuan tersebut sebanyak enam kali. Kali ini, ia mendapatkan tiga karung beras dengan total bobot 30 kilogram.


"Ini penerimaan yang keenam kali. Alhamdulillah kondisinya bagus dan sangat membantu kebutuhan dapur keluarga," ungkap Siti.


Hal senada disampaikan Amed, warga Dusun Cipeuceuk. Ia mengaku sudah lima kali menerima bantuan beras tersebut.

Menurutnya, bantuan 30 kilogram beras yang diterima cukup membantu menekan pengeluaran keluarga untuk kebutuhan pangan setiap bulan.


Program bantuan pangan itu pun diharapkan terus berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. (AST)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page