top of page

Kebakaran TPAS Galuga Tinggal 0,48 Hektare, Tim Gabungan Kejar Bara Api

Gambar penulis: Admin03
Admin03
5 hari yang lalu
2 menit membaca

Bogor (PRSSNIJabar) - Upaya pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terus dikebut.


Memasuki hari kedelapan operasi, Selasa (15/9/2026), area terdampak yang sebelumnya mencapai 8,4 hektare kini tersisa sekitar 0,48 hektare.


Tim gabungan dari Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, TNI AU, relawan hingga masyarakat terus menyisir titik-titik yang masih mengeluarkan asap maupun bara api.


Berbagai metode diterapkan untuk memastikan api benar-benar padam. Mulai dari penyiraman melalui udara atau water bombing, pemadaman manual dari darat, hingga pembongkaran timbunan sampah menggunakan alat berat.


Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan titik kebakaran yang berada di wilayah administrasi Kabupaten Bogor telah berhasil dipadamkan dan kini memasuki tahap pendinginan.


Namun, penanganan masih terus dilakukan karena sebagian area TPAS Galuga berada di wilayah Pemerintah Kota Bogor.


"Api di wilayah Kabupaten Bogor sejak kemarin sudah selesai dan pendinginan masih terus berjalan. Hari ini kita bergotong royong bersama-sama masuk ke wilayah Kota Bogor untuk memadamkan api," kata Rudy saat meninjau TPAS Galuga, Senin (14/9/2026).


Menurut Rudy, pemadaman kebakaran di lokasi tersebut tidak bisa dilakukan hanya dengan menyiram permukaan sampah. Pasalnya, bara api masih dapat bertahan di bagian dalam timbunan.


"Karakteristik pemadamannya memang agak berbeda karena asap keluar dari dalam timbunan. Gundukan-gundukan sampah itu harus kita pecah dan bongkar terlebih dahulu, baru kemudian disemprot dan didinginkan," ujarnya.


Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu dan tenaga ekstra. Meski puluhan ton air telah dijatuhkan melalui operasi udara, bara api masih berpotensi kembali muncul dari dalam tumpukan sampah.


Petugas pun terus bekerja dari pagi hingga dini hari untuk membongkar gundukan, mencari sumber bara, kemudian melakukan penyiraman dan pendinginan secara berulang.


Dalam penanganan tersebut, dukungan dari unsur TNI AU juga terus diperkuat.

Danlanud Atang Senjaya, Marsma TNI AF Picaulima, turut meninjau dan mengawal pengerahan dukungan udara serta personel TNI AU di lokasi.


Sinergi antara Pemkab Bogor, Pemkot Bogor dan Lanud Atang Senjaya akan terus dilakukan hingga seluruh area TPAS Galuga dinyatakan benar-benar dingin dan aman dari potensi munculnya api susulan.


Dengan tersisanya sekitar 0,48 hektare area terdampak, tim gabungan kini fokus menuntaskan titik-titik bara yang masih berada di dalam timbunan sampah sekaligus memastikan proses pendinginan berjalan optimal. (IRF).

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page