top of page


Remy Sylado, Maestro yang Diabadikan dari Ingatan dan Mata Peneliti Jepang
Bandung (PRSSNIJabar) - Nuansa retro era 1970-an terasa di Perpustakaan Ajip Rosidi, Kota Bandung, Minggu (6/9/2026) siang. Di tempat itu, para seniman, akademisi, dan tokoh masyarakat berkumpul bukan sekadar untuk bersilaturahmi, tetapi juga membuka kembali ingatan tentang sosok Remy Sylado. Ingatan itu dirangkum dalam buku biografi Remy Sylado dan Dua Brouwer karya Ai Takeshita, peneliti sekaligus akademisi asal Jepang dan dosen Tokyo University of Foreign Studies (TUFS). B

Admin02
7 Sep2 menit membaca
Â
Â
Â
bottom of page