Kecewa Janji Tak Kunjung Terwujud, Warga Mekarsari Patungan Bangun Jalan ke TPU
- Admin02

- 11 Jun
- 2 menit membaca

Banjar (PRSSNIJabar) - Kekecewaan terhadap belum terealisasinya janji perbaikan jalan dari Pemerintah Kota Banjar mendorong warga Kelurahan Mekarsari mengambil langkah sendiri. Secara swadaya, masyarakat dari lima RW bergotong royong mengumpulkan dana untuk membangun akses jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pagak yang selama ini kondisinya memprihatinkan.
Pembangunan jalan tersebut dilakukan karena akses menuju lokasi pemakaman dinilai sudah sangat mendesak untuk diperbaiki. Warga pun sepakat mengandalkan kekuatan gotong royong setelah menunggu cukup lama tanpa adanya realisasi bantuan dari pemerintah.
Gerakan swadaya ini melibatkan warga dari lima RW yang mencakup 12 RT. Setiap RT menyepakati iuran sebesar Rp2 juta untuk mendukung pembangunan fasilitas umum yang selama ini menjadi kebutuhan bersama.
Ketua Pengelola Pemakaman sekaligus Ketua RW Sumanding Wetan, Dadang, mengatakan pembangunan jalan yang saat ini berjalan sepenuhnya berasal dari kontribusi masyarakat. Jalan yang dibangun memiliki panjang 165 meter dan berada di wilayah perbatasan Kelurahan Mekarsari dengan Desa Binangun.
āPembangunan ini murni hasil swadaya warga. Sampai sekarang belum ada bantuan ataupun kontribusi nyata dari pemerintah maupun pihak yang dulu pernah menjanjikan pembangunan jalan ini,ā kata Dadang, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, janji perbaikan jalan tersebut pernah disampaikan saat masa kampanye oleh calon Wakil Wali Kota Banjar, Supriana. Saat itu, Supriana bersama timnya bahkan sempat meninjau langsung lokasi dan menyatakan komitmen untuk membangun akses jalan apabila terpilih.
āWaktu kampanye pernah datang ke lokasi dan menyampaikan kesiapan untuk membantu pembangunan. Namun sampai sekarang belum ada realisasinya,ā katanya.
Selain belum adanya dukungan anggaran, proses pembangunan sebelumnya juga sempat terkendala persoalan batas wilayah. Meski lahan pemakaman digunakan oleh warga Kelurahan Mekarsari, secara administratif lokasi tersebut masuk ke wilayah Desa Binangun.
Dadang menjelaskan, pembangunan tahap awal sepanjang 165 meter telah berhasil diselesaikan warga. Namun kebutuhan pembangunan belum sepenuhnya terpenuhi karena target total akses jalan yang harus dibangun mencapai 300 meter.
Artinya, masih terdapat sekitar 135 meter jalan yang belum tersambung dan membutuhkan biaya tambahan untuk penyelesaiannya.
Mewakili masyarakat, Dadang berharap Pemerintah Kota Banjar dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan warga sekaligus tidak melupakan janji-janji yang pernah disampaikan kepada masyarakat Mekarsari.
āHarapan kami sederhana, pemerintah hadir dan membantu menyelesaikan pembangunan jalan ini. Karena akses menuju pemakaman merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang digunakan oleh banyak warga,ā pungkasnya. (LER)



Komentar