Akhir Pekan Pertama Juli, 45 Ribu Penumpang Padati Kereta Api dari Daop 2 Bandung
- Admin02

- 6 Jul
- 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - Antusiasme masyarakat memanfaatkan transportasi kereta api pada masa liburan sekolah masih sangat tinggi. Hal itu terlihat pada akhir pekan pertama Juli 2026, di mana jumlah pelanggan yang berangkat menggunakan kereta api dari wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menembus angka 45 ribu orang.
Data KAI Daop 2 Bandung mencatat, selama Sabtu dan Minggu, 4–5 Juli 2026, sebanyak 45.025 pelanggan melakukan perjalanan menggunakan kereta api dengan keberangkatan awal dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan dua akhir pekan sebelumnya selama periode liburan sekolah.
Sebelumnya, pada akhir pekan 20–21 Juni 2026, jumlah pelanggan tercatat sebanyak 34.287 orang. Sementara pada 27–28 Juni 2026 meningkat menjadi 41.967 pelanggan. Tren tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap layanan kereta api terus mengalami peningkatan hingga memasuki awal Juli.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan lonjakan jumlah pelanggan menjadi indikator semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
"Weekend pertama Juli menjadi puncak jumlah pelanggan selama periode liburan sekolah. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi favorit masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta didukung berbagai kemudahan layanan, mulai dari pemesanan tiket hingga fasilitas di stasiun dan di dalam kereta," kata Kuswardojo di Bandung, Senin (6/7/2026).
Kuswardojo menuturkan, tingginya okupansi tidak terlepas dari meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan masa liburan sekolah untuk berwisata, mengunjungi keluarga, maupun melakukan perjalanan bisnis ke berbagai daerah.
Selain memberikan kenyamanan selama perjalanan, kereta api juga menjadi alternatif transportasi yang efisien karena mampu menghindarkan penumpang dari kemacetan yang kerap terjadi di jalur darat, khususnya saat musim liburan.
Secara keseluruhan selama periode liburan sekolah yang berlangsung pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan 26 perjalanan kereta api reguler setiap hari. Total kapasitas yang disediakan mencapai 220.944 tempat duduk.
Hingga berakhirnya periode tersebut, jumlah pelanggan dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 2 Bandung mencapai 300.457 orang. Angka itu setara dengan tingkat okupansi sebesar 136 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan.
KAI menjelaskan, tingkat okupansi yang melampaui 100 persen merupakan hal yang wajar karena menerapkan pola perjalanan parsial atau dinamis. Melalui sistem tersebut, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi perjalanan yang berbeda dalam satu rangkaian kereta, sehingga kapasitas angkut menjadi lebih optimal.
Selama masa liburan sekolah, KAI Daop 2 Bandung juga memastikan seluruh aspek pelayanan tetap berjalan optimal. Mulai dari kesiapan petugas operasional, pelayanan pelanggan di stasiun, kebersihan sarana dan prasarana, hingga pengawasan terhadap keselamatan perjalanan kereta api menjadi perhatian utama.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama masa liburan. KAI akan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar setiap perjalanan pelanggan berlangsung dengan selamat, aman, nyaman, dan berkesan," tutup Kuswardojo. (IGN)



Komentar